Oleh Anwar Saragih
ORBITBARU.COM – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur syahid diserang penjajah Amerika Serikat (AS) dan Israel mengagumi figur Megawati Soekarnoputri.
Kekagumannya itu ia ucapkan langsung dalam pertemuannya dengan Megawati di Teheran, Iran pada 14 Desember 2016.
Khamenei kagum kepada Megawati, karena putri dari Proklamator Soekarno itu konsisten memantapkan posisi Indonesia dalam Gerakan Non-Blok.
Megawati konsisten membela Palestina. Mega berani membela wajah Islam dalam pelbagai forum dunia termasuk di Sidang Umum PBB tahun 2001. Mega teguh dengan sikapnya menolak invasi Amerika Serikat ke Irak tahun 2003 tanpa rasa takut.
Pujian Khamenei kepada Megawati berakar dari rasa kagumnya kepada Soekarno, ayah Mega.
Sejak muda, Khamenei rutin mendengar pidato-pidato Soekarno. Ia kagum dengan cara Soekarno berpidato dan menginspirasi rakyat Indonesia untuk bersatu melawan segala bentuk penjajahan dan ketidakadilan.
Gagasan Soekarno tentang kemandirian dan sikap anti-imperialisme yang diperjuangkan sepanjang hayatnya juga mendapat hormat setinggi-tingginya dari Khamenei.
Atas rasa kagum Khamenei kepada sosok Soekarno itu, Khamenei bahkan pernah mengutip ucapan Soekarno dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok di Organization of Islamic Conference (OIC) Main Hall pada 30 Agustus 2012.
Kala itu Khamenei mengutip pidato Soekarno pada Konferensi Asia Afrika 1955. Ia mengatakan bahwa Dasa Sila Bandung adalah warisan abadi yang menginspirasi negara-negara Islam untuk bersatu khususnya di kawasan Timur-Tengah.
Khamenei juga mengaku bahwa Soekarno itu bukan hanya sebagai pemimpin Indonesia, tetapi juga pemimpin negara-negara Islam.***
