ORBITBARU.COM – Satu tenaga kesehatan gugur ketika pesawat tak berawak Israel menyerang mobil ambulans di Hannawiya, Nabatieh, Lebanon Selatan, Sabtu 28 Maret 2026.
Selain menewaskan tenaga kesehatan, serangan terebut mencederai empat orang lainnya.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengecam keras insiden ini dengan menyebutnya melanggar hukum internasional dan kejahatan perang.
Serangan terhadap ambulans ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi militer Israel di Lebanon Selatan, yang diklaim menargetkan basis Hezbollah.
Lebanon menegaskan bahwa ambulans hanya digunakan untuk mengangkut korban dan pasokan obat-obatan.
Organisasi hak asasi manusia menuduh Israel menjalankan pola double-tap strikes yang sengaja menyasar fasilitas kesehatan.
Sejak awal Maret 2026, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat sedikitnya 42 tenaga kesehatan tewas akibat serangan Israel.
Insiden terbaru ini menambah kecaman internasional terhadap Israel, dengan banyak pihak menuntut investigasi independen atas dugaan melanggar Konvensi Jenewa.***
Sumber Anadolu Ajansı (28 Maret 2026), El País (26 Maret 2026), The Guardian (21 Maret 2026).
