ORBITBARU.COM – Sedikitnya 29 orang warga negara asing (WNA) asal China diamankan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Ketapang, Kalimantan Barat.
Mereka diamankan karena berkait dengan keributan di kawasan pertambangan PT Sultan Rafli Mandiri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu 14 Desember 2025.
Menurut Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Ketapang Ida Bagus Putu Widia Kusuma di Ketapang, Jumat, WNA asal China yang berpotensi diamankan bisa bertambah banyak.
Ia menjelaskan, 26 orang WNA asal China itu diamankan dari lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya “diciduk” dari penginapan.
Mereka, katanya, sekarang ini dalam verifikasi oleh petugas imigrasii. Dokumen keimigrasian mereka sedang diperiksa.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman menurunkan tim ke Ketapang. Mereka berkoordinasi unsur TNI dan Polri untuk menangani WNA asal China tersebut.
Ia menjakin bahwa WNA asal China yang diamankan tidak ditahan, tetapi dititipkan sementara di Kantor Imigrasi Ketapang selama pemeriksaan berlangsung.
Pemeriksaan keimigrasian tersebut berlangsung menyusul “penyerangan” oleh WNA asal China kepada prajurit TNI di sekitar kawasan pertambangan di Ketapang awal pekan ini.***
