ORBITBARU.COM – Kelompok Hamas, Senin 13 Oktober 2025 mulai melepaskan sandera sebagai syarat perdamaian dalam perang melawan Israel.
Ratusan orang selaku keluarga sandera pun bersuka cita berkumpul di alun-alun di Tel Aviv, Israel setelah Hamas menyerahkan tujuh sandera dalam pembebasan tahap pertama.
Orang-orang banyak yang membawa foto sandera sambil mengibatkan bendera Israel yang dipasangi pita kuning, simbol gerakan pembebasan.
Hamas menahan 251 sandera di Jalur Gaza sejak serangan mereka 7 Oktober 2023 yang memicu perang melawan Israel.
Sebagian dari sandera dibebaskan dalam gencatan senjata sebelumnya, namun 47 sandera lainnya masih ditahan di Gaza, dengan hanya 20 orang diyakini masih hidup.
Pembebasan sandera ini menandai kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan 20 syarat untuk mengakhiri perang di Gaza.
Sedangkan Israel akan membebaskan hampir 2.000 tahanan Palestina dari penjaranya. Sebagian besar tahanan Palestina itu ialah warga Gaza yang ditahan Israel sejak perang pecah.
Menurut juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Shosh Bedrosian, Israel akan membebaskan tahanan Palestina setelah mendapat konfirmasi semua sandera yang ditahan di Gaza telah tiba di negaranya.***
