Investasi lebih dari Rp 5 ribu tiliun siap masuk ke Iran usai berdamai dengan Amerika

17 Juni 2026, 17:03 WIB
0 Komentar

ORBITBARU.COM – Iran bakal digelontor investasi 300 miliar dolar AS setara lebih dari Rp 5 ribu triliun setelah berdamai dengan Amerika Serikat.

Amerika mengatakan, Iran akan memperoleh akses ke dana rekonstruksi jika mematuhi kesepakatan damai dengan membongkar program nuklir dan menghilangkan persediaan material nuklir yang telah diperkaya.

Menurut laporan kantor berita Reuters, Rabu 17 Juni 2026, dana yang akan diberi nama Reconstruction and Development Fund itu adalah skema investasi yang didanai pihak swasta, bukan program bantuan rekonstruksi maupun kompensasi perang.

Pihak swasta yang akan berinvestasi adalah perusahaan yang selama ini berkantor pusat di Amerika, Timur Tengah, Asia, Amerika Selatan, dan Afrika.

Mereka akan berinvestasi di sektor energi, logistik, manufaktur, dan transportasi.

Perusahaan-perusahaan dari Korea Selatan, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Amerika adalah telah menyatakan komitmen mereka untuk berinvestasi di Iran.

Dalam syarat perdamaian sebelumnya, Iran sempat meminta ganti rugi perang kepada Amerika sebesar 400 miliar dola AS, namun ditolak.

Dari penolakan tersebut, muncul gagasan membentuk dana investasi bersama sebagai alternatif.

Beberapa negara kemudian sepakat berkolaborasi membantu Iran dengan berinvestasi, memberi jaminan pinjaman, membuka jalur kredit,sampai pendanaan untuk membangunan kembali fasilitas yang rusak akibat perang.

Proyek yang masuk dalam daftar rekonstruksi bersama antara lain lain kompleks baja Mobarakeh, kilang minyak, bandar udara.

Iran adalah negara yang tidak menerima memperoleh investasi asing selama empat dekade terakhir setelah Amerika menjatuhkan sanksi ekonomi, termasuk akses ke pasar keuangan global kepada Iran.

Iran memiliki sumber daya gas terbesar kedua di dunia dan cadangan minyak terbesar keempat di dunia.

Di sumber saya manusia, Iran memiliki 92 juta jiwa penduduk yang rata-rata berpendidikan tinggi.***

Terkait